
Guna meningkatkan mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat dan mempererat sinergitas dengan berbagai pihak, Puskesmas Mulyoharjo menggelar agenda tahunan Forum Konsultasi Publik (FKP) di Aula Puskesmas Mulyoharjo pada Rabu (26/8/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh lintas sektor terkait, antara lain Kapolsek Pemalang, Kasi PMD Kecamatan Pemalang, Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Pemalang, serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang. Turut hadir jajaran pimpinan wilayah setempat, meliputi Lurah Mulyoharjo, Lurah Pelutan, Lurah Sugihwaras, Lurah Widuri, dan Kepala Desa Danasari, serta partisipasi aktif dari unsur akademisi dan rekan jurnalis dari Cybernews Media dan Suara Pemalang.
Agenda utama FKP kali ini adalah pemaparan inovasi unggulan Puskesmas Mulyoharjo yang dipresentasikan langsung oleh dr. Bani Zakiyah. Inovasi tersebut bertajuk “Kopi Tubruk” (Kolaborasi Pemeriksaan Terintegrasi Tuberkulosis pada Anak dengan Gangguan Gizi dan Stunting). Program ini digagas sebagai langkah responsif dalam memutus rantai penularan TBC pada anak yang kerap berkaitan erat dengan masalah gizi buruk dan stunting.
Tidak berhenti pada penanganan pasien, Puskesmas Mulyoharjo juga melangkah lebih jauh dengan melakukan penelusuran (tracing) berkolaborasi dengan Bhabinkamtibmas secara masif kepada kontak erat di lingkungan keluarga dan sekitar anak. Pendekatan ini terbukti efektif meningkatkan angka penemuan kasus TBC anak yang sebelumnya tidak terjangkau oleh pelayanan kesehatan formal.

Dalam forum yang berlangsung interaktif tersebut, ditekankan pula bahwa partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat merupakan kunci utama keberhasilan program-program kesehatan. Dukungan dari para tokoh masyarakat, pemerintah desa/kelurahan, media, hingga akademisi diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi kesehatan di wilayah Pemalang.
Melalui penyelenggaraan FKP ini, Puskesmas Mulyoharjo berkomitmen untuk terus terbuka terhadap masukan publik demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
