Deteksi Dini dan Putus Rantai Penularan TBC, Puskesmas Mulyoharjo gelar Tracing TBC terintegrasi CKG di Rutan Kelas II B Kab. Pemalang
Sebagai upaya nyata dalam mendeteksi penyakit sedini mungkin serta memutus rantai penularan di lingkungan padat hunian, Puskesmas Mulyoharjo berkolaborasi dengan Organisasi Profesi Radiografer Kab. Pemalang menggelar kegiatan Tracing TBC Terintegrasi dan Cek Kesehatan Gratis di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kabupaten Pemalang pada hari Selasa, 1 September 2026.
Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk menemukan kasus TBC sedini mungkin di kalangan warga binaan. Penemuan kasus secara dini memungkinkan penderita langsung mendapatkan pengobatan yang tepat, mempercepat proses penyembuhan, serta efektif memutus rantai penularan TBC di lingkungan Rutan Kelas IIB Pemalang.

Kegiatan pelayanan kesehatan ini diikuti oleh sebanyak 100 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Rangkaian pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengukuran berat badan dan lingkar perut, skrining riwayat TBC, pengukuran tekanan darah, cek gula darah sewaktu (GDS), pemeriksaan rontgen toraks (chest X-Ray), konseling medis oleh dokter, hingga pemberian obat-obatan bagi WBP yang terindikasi mengalami Hipertensi dan Diabetes Melitus.

Dari total 100 WBP yang menjalani pemeriksaan tersebut, didapatkan hasil sebagai berikut :
-
2 orang terindikasi positif TBC melalui gambaran rontgen toraks.
-
21 orang terindikasi mengalami Hipertensi (tekanan darah tinggi).
-
5 orang terindikasi mengalami Diabetes Melitus (gula darah tinggi).

Bagi WBP yang menunjukkan hasil rontgen positif TBC, tim Puskesmas Mulyoharjo langsung melakukan pemeriksaan lanjutan menggunakan metode Tes Cepat Molekuler (TCM) untuk memastikan diagnosis secara akurat. Langkah ini merupakan langkah krusial agar penanganan medis dan terapi pengobatan TBC dapat segera dimulai secepat mungkin. Sementara itu, WBP yang terindikasi hipertensi dan diabetes melitus langsung mendapatkan obat-obatan serta edukasi pola hidup dari dokter.
